Translate

Sunday, December 3, 2017

KENAPA WANITA MENYUKAI PRIA MACHO?

KENAPA WANITA MENYUKAI PRIA MACHO?


Ketertarikan seksual sampai saat ini masih menjadi misteri. Sebab ketertarikan seksual bagi setiap orang tentunya berbeda-beda, terutama pada wanita. Ada yang mengaku tertarik pada pria yang romantis, pria berkumis, bahkan pria penyendiri. Namun umumnya, wanita selalu tertarik dengan pria macho. Mengapa?

Dr. Benedict Jones dari University of Glasgow mengatakan bahwa kecenderungan wanita untuk menyukai pria berasal dari unsur bertahan hidup yang tinggi, atau dikenal sebagai pathogen disgust. Pathogen disgust adalah kondisi di mana seseorang sangat memperhatikan tentang kesehatan dan penyakit.

"Wanita yang memiliki pathogen disgust yang tinggi biasanya datang dari daerah dengan tingkat kesehatan yang rendah. Selain itu wanita yang merasa dirinya kurang sehat biasanya juga memiliki pathogen disgust yang tinggi," ujar Dr. Jones seperti dilansir Psychologytoday.

Untuk membuktikan hal tersebut, Dr. Jones melakukan serangkaian tes pada wanita. Tes tersebut dilakukan untuk melihat faktor apakah yang membuat seorang wanita tertarik pada pria. Tes tersebut terbagi menjadi tiga bagian.

Tes pertama dilakukan untuk mengetahui kecenderungan suara yang diidealkan oleh wanita. Mereka mendengar contoh suara yang memiliki kriteria dari sangat maskulin (berat dan rendah) sampai sangat feminim (tinggi dan nyaring).

Tes kedua dilakukan dengan gambar. Para wanita diminta untuk menyusun gambar tubuh pria tersebut mulai dari tidak maskulin hingga sangat maskulin.

Tes ketiga adalah mengisi kriteria pasangan ideal dan alasanya. Untuk wanita yang sudah memiliki pasangan, mereka diminta untuk menilai seberapa ideal pasangan mereka saat ini.

Hasil dari tes menyatakan bahwa wanita yang memiliki perhatian besar pada kesehatan tubuhnya sangat tertarik pada pria yang maskulin. "Alasannya sederhana. Karena pria-pria tersebut kelihatan lebih sehat," tulis Dr. Jones dalam jurnal penelitiannya.

Sementara itu Vinita Mehta, Ph.D., Ed.M mengatakan bahwa meskipun terlihat sehat dan kuat, pria dengan maskulinitas tinggi biasanya mempunyai kekurangan ketika menjalani hubungan romantis jangka panjang. "Pria maskulin dengan kadar testosteron tinggi sangat buruk untuk dipilih menjadi pasangan hidup. Mereka memiliki tempramen, tidak komitmen, serta lebih rentan untuk selingkuh," ujar wanita peraih gelar Master psikologi dan gangguan jiwa dari Harvard University ini.

Ia juga menambahkan bahwa pria-pria tersebut kurang memiliki rasa tanggung jawab pada pasangan dan anak. Mereka juga memiliki reputasi sebagai ayah yang buruk, tidak dapat dipercaya, dan memiliki aura dingin.

"Meski begitu, masih banyak lagi misteri yang belum bisa diungkap mengenai ketertarikan seksual. Melalui penelitian inilah kami mendapat fakta-fakta dasar tentang hal tersebut," ujar Dr. Jones.

Jadi bagaiamana kriteria pria ideal Anda?

0 comments:

Post a Comment