Translate

Sunday, December 3, 2017

BUDAYA DAPAT MEMPENGARUHI INGATAN SESEORANG

BUDAYA DAPAT MEMPENGARUHI INGATAN SESEORANG


Banyak hal yang bisa mempengaruhi daya ingat seseorang. Satu hal yang tidak terduga namun bisa mempengaruhi daya ingat adalah budaya. Sebuah studi menyebut orang Amerika cenderung lebih baik dalam mengingat objek atau benda, sedangkan orang Asia, terutama Asia Timur lebih baik dalam mengingat orang.

Penelitian terbaru yang dilakukan di Amerika Serikat dilakukan dengan melibatkan 65 mahasiswa dari Amerika Serikat dan mahasiswa yang berasal dari negara-negara Asia Timur. Pada hari pertama dimulai penelitian, peserta ditunjukkan serangkaian gambar atau objek. Sedangkan pada hari kedua, peserta ditunjukkan seri lain dari obyek di mana beberapa foto yang diulang-ulang dan ada pula yang serupa kemudian ditunjukan kembali.

Selanjutnya dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata menunjukkan bahwa siswa yang berasal dari Amerika secara signifikan lebih baik dalam mengidentifikasi duplikat gambar dibandingkan dengan siswa yang berasal dari Asia Timur. Dalam percobaan lain juga menunjukkan bahwa orang Amerika juga lebih baik dari Asia Timur dalam hal mengidentifikasi adegan rinci termasuk foto-foto kantor, dapur dan gambar lainnya.

"Penelitian sebelumnya telah menunjukkan orang Asia Timur ternyata lebih mampu mengingat latar belakang dan rincian kontekstual, tapi studi ini menunjukkan bahwa hal tersebut tidak selalu terjadi. Ini mungkin karena memori Asia Timur lebih difokuskan pada konteks emosional dan detail sosial daripada detail visual," jelas Angela Gutchess, asisten profesor psikologi di Brandeis University, seperti dikutip dari Counsel and Heal.

"Budaya memang benar-benar mempengaruhi apa yang Anda anggap penting atau tidak penting terkait hal yang terjadi di sekitar Anda," kata imbuh Gutchess.

Gutchess menambahkan jika budaya Anda menghargai interaksi sosial, Anda akan ingat interaksi yang lebih baik dari budaya yang menghargai persepsi individu. Karena budaya memang benar-benar membentuk memori seseorang.

Para peneliti mengatakan bahwa temuan tersebut dapat membantu meningkatkan hubungan diplomatik antarnegara yang memilki budaya yang berbeda. "Jika kita dapat memahami bagaimana kita mengingat, kita dapat benar-benar memahami budaya satu sama lain lebih baik dan meningkatkan hubungan antarnegara yang lebih baik," ucap Gutchess.

0 comments:

Post a Comment