Translate

Tuesday, November 28, 2017

TEH BIRU TREN DI LUAR NEGERI UNTUK KESEHATAN

TEH BIRU TREN DI LUAR NEGERI UNTUK KESEHATAN


Teh hijau, teh hitam, dan teh merah sudah biasa. Tetapi pernahkah kamu mendengar tentang teh biru? Teh seperti ini benar-benar ada, loh. 

Kembang atau bunga telang (Clitoria ternatea) adalah tumbuhan merambat yang biasa ditemukan di pekarangan atau tepi hutan. Tumbuhan anggota suku polong-polongan ini berasal dari Asia tropis, namun sekarang telah menyebar ke seluruh daerah tropika. Sejak dulu tumbuhan ini ditanam di pekarangan sebagai tanaman hias karena bunganya yang berwarna biru terang.

Teh biru biasanya dibuat dari campuran daun teh dan mahkota bunga berwarna biru. Teh ini biasanya disebut anchan atau blue chai. Dilansir Bon Appetit, biasanya warna biru didapatkan dari Clitoria ternatea atau dikenal juga dengan nama Asian pigeonwings, blubellvine, dan butterfly pea. Nama latinnya terinspirasi dari klitoris wanita yang mirip dengan bentuk bunganya. Sementara di Indonesia, tanaman ini lebih dikenal dengan nama bunga telang.

BUNGA TELANG ATAU BUTTERFLY PEA

Teh bunga telang bisa disajikan dalam keadaan panas atau dingin. Dilansir She Knows, teh bunga telang memiliki rasa yang ringan namun kaya, cenderung manis, dan memiliki aroma bunga yang kuat. Semakin banyak campuran bunganya, semakin pekat warna biru yang dihasilkan. Jika ditambahkan beberapa tetes air lemon, teh akan berubah warna menjadi ungu.

Tak hanya cantik dipandang, teh bunga telang juga memiliki banyak khasiat. Teh bunga ini kaya akan antioksidan. Sejumlah penelitian menemukan bukti bahwa teh ini berkhasiat untuk mencegah glikasi yang bisa menyebabkan penuaan dini, anti inflamasi, mengatasi kelelahan, meningkatkan vitalitas, dan meringankan rasa sakit.

Khasiat bunga telang bisa diperoleh secara maksimal bila bunga itu dikeringkan. Hal ini dilakukan untuk mempepanjang masa simpan bunga tersebut. Cara mengkonsumsinya cukup seduh 2-3 kering bunga telang, atau ingin lebih pekat bisa dengan 4-5 bunga.

Penggunaan bunga telang sudah ada sejak dahulu. Masyarakat di Kelantan, Malaysia, menggunakan bunga telang sebagai bahan dasar pembuatan nasi kerabu yang berwarna biru. Sedangkan di Thailand, dijadikan bahan dasar minuman dengan sebutan nam dok anchan.

KARAKTERISASI KEMBANG TELANG

Kembang telang termasuk tumbuhan monokotil dan mempunyai bunga yang berwarna biru, putih dan coklat. Bunga kembang telang merupakan bunga berkelamin dua (hermaphroditus) karena memiliki benang sari (alat kelamin jantan) dan putik (alat kelamin betina) sehingga sering disebut dengan bunga sempurna atau bunga lengkap. Daun kembang telang termasuk daun tidak lengkap karena tidak memiliki upih daun, hanya memiliki tangkai daun (petiolus) dan helai daun (lamina). 

Akar pada tumbuhan kembang telang termasuk akar tunggang dan warnanya putih kotor. Bagian-bagian dari akar kembang telang yaitu leher akar (Colum radisi), batang akar atau akar utama (Corpus radisi), ujung akar (Apeks radisi), serabut akar (Fibrila radicalis). Biji kembang telang berbentuk seperti ginjal, pada saat masih muda berwarna hijau, setelah tua bijinya berwarna hitam.

Kembang telang dapat beradaptasi dengan baik pada kisaran tanah berpasir. Tahan terhadap kekeringan dengan curah hujan 500-900 mm, salinitas dan mampu berkompetisi dengan baik terhadap gulma. Sebagai tanaman penutup tanah, kembang telang (Clitoria ternatea) mampu menutup tanah dengan baik pada umur 4 – 6 minggu setelah tanam. Tumbuh baik bersama rumput-rumputan yang tinggi seperti rumput Guinea dan rumput gajah (Tmannetje dan Jones,1992).

Pertumbuhan kembang telang terbaik di bawah sinar matahari penuh. Kembang telang mampu beradaptasi terhadap lahan yang luas. Kembang telang adalah salah satu dari sebagian kecil kacang polong yang dengan baik dapat menyesuaikan diri pada tanah liat di daerah lembab. Kebutuhan curah hujan tahunan untuk dapat bertahan serendah-rendahnya 400 mm. Habitat kembang telang adalah tumbuhan tropika dataran rendah lembab dan agak lembab.

TAMBAHKAN PERASAN AIR JERUK LEMON. WARNA TEH BUNGA TELANG SEMAKIN CANTIK

Warna air teh ini tidak hanya cokelat dan hijau. Proses penyeduhan, pengadukan, dan penambahan lemon membuat warna teh berubah dari biru muda, biru tua, hingga violet!

Teh dari bunga butterfly pea atau butterfly pea flower tea atau bunga telang populer  di Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Thailand. Teh ini disukai karena warnanya biru cantik dan rasanya manis.

Guna membuktikan tampilan dan rasa teh, Bon Appetit sengaja membeli butterfly pea flower tea secara online di situs BlueChai. Sepaket teh berisi bunga butterfly pea dan sereh kering. Dalam paket tertulis rekomendasi penyajian berupa penyeduhan 5 sendok teh (sdt) bunga dalam cangkir berukuran 250 ml. Teh ini lalu diseduh dengan air mendidih selama 4-15 menit.

Benar saja, 5 menit setelah diseduh, teh berubah warna menjadi biru muda. Warna biru ini begitu pekat sehingga tidak tampak seperti layak minum. Namun saat dicicip, teh terasa earthy dan woody, mirip dengan teh hijau berkualitas baik.

“Masyarakat Thailand suka butterfly pea flower tea yang manis. Mereka kerap menambahkan lemon atau jeruk nipis dan gula aren kedalamnya,” ujar pakar teh, Kathy Chan. Ia meyakini teh ini akan populer sebagai minuman eksotis.

Chan menambahkan, bunga butterfly pea sebenarnya telah lama digunakan sebagai pewarna alami makanan di Thailand. Misalnya untuk mewarnai pulut inti, sejenis dessert berbahan ketan manis dan kelapa. “Bisa juga untuk mewarnai puding,” tambahnya.

Teh butterfly pea sering disajikan di banyak hotel dan spa sebagai minuman selamat datang. “Di Thailand dan Vietnam, minuman ini sangat khas layaknya teh jahe atau chamomile di Amerika Serikat,” jelas Chan. Ia menambahkan, “Minum teh ini diyakini dapat menyehatkan rambut dan penglihatan, serta meningkatkan kesuburan.”

Hal paling unik dari teh butterfly pea adalah perubahan warnanya ketika dicampurkan bahan lain. Saat diaduk, warna teh bahkan sudah berubah menjadi biru pekat. “Ketika ditambahkan lemon, misalnya, teh berwarna violet,” tutur Chan.

Ia pernah bereksperimen menambahkan bunga fuchsia roselle hibiscus, ternyata warna teh menjadi merah terang. Chan mengatakan, “Jika dicampurkan dengan soda, warna teh dapat berubah menjadi abu-abu susu. Warna ini mengerikan.”

Perubahan warna tersebut rupanya dipengaruhi derajat kesaman (pH) bahan yang dicampurkan ke dalam teh butterfly pea atau teh bunga telang.

Ternyata cukup banyak khasiat yang dikandung teh biru. Apakah kamu sudah pernah mencicipinya?

SILAHKAN ORDER BUNGA TELANG ORGANIK VIA WA ==> ORDER VIA WA

0 comments:

Post a Comment