Translate

Saturday, October 21, 2017

MENGENAL TANAMAN SORGUM LEBIH DEKAT

MENGENAL TANAMAN SORGUM LEBIH DEKAT


Sorgum adalah tanaman dari keluarga rumput-rumputan, masih satu keluarga dengan padi, jagung dan gandum. Biji sorgum memiliki kandungan karborhidrat tinggi sehingga dimanfaatkan sebagai makanan pokok oleh lebih dari 500 juta penduduk bumi. Namun sebagian besar produksi sorgum digunakan untuk pakan ternak.

Sorgum termasuk dalam tanaman serealia tropis tapi bisa tumbuh dalam rentang iklim yang luas. Tanaman ini telah dibudidayakan secara meluas di semua benua. Negara penghasil utamanya antara lain Amerika Serikat, Nigeria, Mexico dan India.

Tanaman sorgum yang kini banyak dibudidayakan berasal dari spesies Sorghum bicolor. Dilihat dari segi pemanfaatannya dikenal empat macam tanaman sorgum. Pertama, sorgum biji yang dimanfaatkan bijinya. Kedua, sorgum manis yang dimanfaatkan patinya. Ketiga, sorgum broom yang dimanfaatkan material seratnya. Keempat, sorgum hijauan yang dimanfaatkan biomasanya untuk pakan ternak.

ASAL - USUL TANAMAN SORGUM

Asal tanaman sorgum diperkirakan dari daerah tropis Afrika. Namun tanaman ini telah beradaptasi sehingga bisa tumbuh di berbagai kondisi iklim mulai dari tropis, sub tropis hingga daerah gurun yang gersang. Sudah sejak lama tanaman sorgum didomestikasi dan dibudidayakan manusia. Bangsa Mesir diketahui telah bercocok tanam sorgum sejak 3000 tahun sebelum masehi.

KLASIFIKASI TANAMAN SORGUM

Sorgum tergolong ke dalam tanaman serealia, masih satu keluarga dengan gandum. Namun tanaman ini bisa tumbuh di daerah beriklim tropis seperti Indonesia. Ada banyak spesies dan subspesies tanaman sorgum, namun yang banyak dibudidayakan adalah jenis Sorgum bicolor.

Sorgum bicolor belum banyak dibudidayakan di Indonesia. Padahal biji tanaman ini bisa digunakan sebagai pengganti gandum yang tidak bisa tumbuh di Indonesia. Tanaman sorgum memiliki toleransi terhadap kekeringan maupun kondisi basah, dan masih bisa tumbuh baik di lahan yang kurang subur.

DESKRIPSI TANAMAN SORGUM

Batang tanaman sorgum berwarna hijau bentuknya silinder terdiri dari buku-buku. Tanaman sorgum tumbuh tegak, pada beberapa varietas bisa tumbuh hingga 5 meter.
Daunnya panjang dengan ujung meruncing. Bila dilihat sekilas dari penampakannya sangat mirip dengan tanaman jagung. Permukaannya memiliki lapisan lilin yang berfungsi sebagai daya pertahanan terhadap kekeringan.

BUDIDAYA SORGUM

Tanaman sorgum bisa tumbuh di daerah beriklim tropis hingga subtropis. Suhu rata-rata yang diperlukan tanaman ini berkisar 23-30°C dengan curah hujan 375-425 mm per tahun. Pada lahan di atas ketinggian 500 meter dari permukaan laut pertumbuhannya akan melambat. Sorgum bisa tumbuh di tanah yang kurang subur. Rentang toleransi terhadap tingkat keasaman tanah juga cukup tinggi mulai dari pH 5 (asam) hingga pH 7,5 (basa).

PERDAGANGAN SORGUM

Negara produsen sorgum terbesar di dunia adalah Amerika Serikat diikuti oleh Nigeria, Mexico dan India. Khusus di Nigeria dan India, sorgum dimanfaatkan sebagai bahan makanan. Sementara itu negara pengekspor sorgum terbesar adalah Amerika Serikat, Australia dan Argentina.

Sebagian besar biji sorgum diperdagangkan untuk pakan ternak. Hanya sekitar 6% diantaranya diimpor sebagai bahan pangan oleh negara-negara di Afrika. Pangsa pasar sorgum sendiri hanya sekitar 3% dari pasar serealia. Di pasar global biji sorgum bersaing dengan jagung sebagai bahan baku pakan ternak.

Sorgum mulai menjadi komoditas penting sejak tahun 1980-an. Saat itu perdagangan biji sorgum melonjak dari sekitar 3 juta ton pada tahun 1960-an menjadi 12 juta ton di awal 1980-an. Perdagangan sorgum dunia mencapai puncaknya tahun 1985 yang menyentuh angka 13 juta ton, kemudian menurun tipis hingga dibawah 10 juta ton setelah tahun 1990-an.

Saat ini volume perdagangan sorgum global berfluktuasi sekitar 8-10 juta ton setiap tahunnya. Pada tahun 2012 terjadi kenaikan signifikan perdagangan sorgum akibat dari naiknya permintaan dari Cina. Puncaknya tahun 2010, Cina mengipor lebih dari 10 juta ton sorgum.


SORGUM TUMBUH DI KUPANG

Sebagai bahan pangan ke-5, sorgum berada pada urutan ke-5 setelah gandum, jagung, padi, dan jelai. Sorgum merupakan makanan pokok penting di Asia Selatan dan Afrika sub-sahara.

Tahukah Anda ternyata tanaman sorgum banyak sekali manfaatnya. Mulai dari daun sampai akarnya. Karena itu tak heran jika saat ini  program menanam sorgum sudah mulai dikembangkan di wilayah Kabupaten Kupang. Sebagaimana yang dilakukan puluhan kepala keluarga (KK) di Desa Baumata Timur, Kabupaten Kupang.

Warga bersama Uskup Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang, dan Pastor Paroki St. Yosep Pekerja Penfui, Rm Maksi Un Bria, Pr; Kepala Panti Asuhan Bakti Luhur Baumata, Suster Fermin, ALMA; serta Ketua Dewan Stasi Gereja St. Andreas Baumata, Johanis Kedati; menanam sorgum pada lahan seluas 20 ha. Hadir dalam kegiatan itu, Kades Baumata Timur, Daniel Baitanu; dan Kapospol Subsektor Taibenu,  Aiptu Y Petrus Tafui.

APA MANFAAT SORGUM? 

Ketua Dewan Stasi Gereja St. Adreas Baumata yang juga  praktisi pertanian, Johanis Kedati menjelaskan, tanaman yang tidak susah ditanam ini punya manfaat yang luar biasa bagi peningkatan ekonomi masyarakat.

Sorgum adalah salah satu makanan pokok dari jenis rumput-rumputan seperti padi, jagung dan gandum. Tanaman ini mirip tanaman jagung, namun tuMbuh lebih tinggi.
Sorgum cocok ditanam di tempat yang kering maupun berair, tahan terhadap hama daripada tanaman sejenisnya. Musuh tanaman Sorgum hanya burung yang suka memakan biji tanaman. 

Dari segi gizi, sorgum mengandung karbohidrat, protein, kalsium dan zat lain yang bermanfaat. Karena mengandung karbhiodrat, sorgum bisa dijadikan bioethanol yang bisa digunakan sebagai bahan bakar. Sorgum sudah ada di Indoensia sejak tahun 1925.

DAUN SORGUM

Daunnya menjadi sumber pakan ternak, tangkai daunnya bisa dijadikan kerajinan tangan dan sapu.

BATANG SORGUM

Batangnya adalah lumbung bioetanol dan bahan pembuat kertas. Batang yang masih muda bisa dibuat sirup, karena rasanya manis. Caranya, kupas kulit batang yang masih muda dan diambil bagian dalamnya.

AKAR SORGUM

Akar sorgum digunakan sebagai jamu. Berdasar pengalaman empiris, akar sorgum dapat memperlancar peredaran darah. Akar cukup diseduh, lalu airnya diminum.

BIJI SORGUM

Potensi terbesar sorgum ada di bagian biji. Berdasarkan penelitian UGM dan rilis Depkes, kandungan gizinya sangat mumpuni. Nilai proteinnya 11 g per 100 g, jauh lebih oke ketimbang beras dan jagung yang hanya 6,8 g dan 8,7 g.

Begitu juga dengan kalsium dan karbohidratnya, masing-masing mencapai 28 mg dan 73 g per 100g. Selain itu, diketahui sorgum juga kaya serat dan mengandung gluten rendah.

Biji sorgum dapat dibuat tepung sebagai bahan dasar pembuatan penganan. Bahkan setelah dikupas kulitnya, biji sorgum dapat langsung ditanak layaknya beras dan dikonsumsi.

Dengan segala kelebihannya, tanaman yang juga dikenal dengan nama hermada ini menjadi alternatif potensial sumber pangan. Cara membuat tepung sorgum yakni kupas kulitnya, lalu biji sorgum kering digiling. Sedangkan untuk beras sorgum, cara pembuatannya lebih sederhana. Setelah dikupas kulitnya, bisa langsung ditanak.

KERAJINAN DARI SORGUM 

Sorgum juga bisa dijadikan produk lain yakni kerajinan tangan. Di antaranya hiasan pensil dan kotak perhiasan. Tangkai sorgum bisa jadi bahan bakunya. Bunga sorgum yang juga bisa dimanfaatkannya sebagai bunga kering untuk hiasan.



0 comments:

Post a Comment