Translate

Thursday, June 9, 2016

ETIKA BISNIS YANG BERKAH

ETIKA BISNIS YANG BERKAH


SEDIKIT UNTUNG BANYAK LAKU

Saudaraku yang budiman, bisnis yang berkah dapat diawali dengan sedikit untung banyak laku. Setiap orang tentunya ingin mendapat keuntungan. Artinya, dalam bisnis selain kita sebagai produsen, konsumen juga ingin meraih keuntungan. Karenanya, bisnis yang paling menguntungkan adalah bisnis yang membuat semakin banyak orang yang merasa diuntungkan.

Jika kita serakah karena ingin untung besar sendiri, maka jangan heran jika kita malah memperoleh kerugian. Memang, bisa jadi pertamanya merasa untung, namun sesudah itu orang akan merasa terkecoh sehingga tidak ada yang ingin bertransaksi lagi dengannya. Tidak cuma itu, mereka pun bisa saja menyampaikan penyesalan dan keluhannya kepada orang lain sehingga kredibilitas kita semakin berkurang. Akibatnya, kita tinggal menunggu waktu bangkrut saja.

Oleh karenanya, mari kita mulai menikmati keberuntungan orang lain sebagai satu keuntungan kita. Ungkapkan rasa syukur kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, dengan merasa nikmat ketika melihat orang lain mendapatkan barang yang baik dengan harga murah.

MUDAH DAN MENYENANGKAN

Jangan pernah mempersulit dan memperumit orang lain ketika bertransaksi, apalagi jika kita bisa dengan mudah menyelesaikannya. Percayalah, orang yang suka mempersulit orang lain hidupnya akan selalu dirundung kesulitan pula. Buatlah suasana yang mudah dan menyenangkan dalam setiap transaksi bisnis yang kita lakukan. Dengan begitu, jadi atau tidak transaksi yang dilakukan, Insya Allah selalu meninggalkan kesan kebaikan yang tergambar pada kedua belah pihak.

JUJUR

Kejujuran adalah harga mati yang harus dilakukan seseorang apabila ingin usahanya berkah. Kejujuran adalah harga diri, kehormatan, dan kemuliaan bagi siapa pun yang berpegang teguh kepadanya. Sebaliknya tipu daya, licik, dan kebohongan hanya untuk mendapatkan untung sedikit, niscaya akan menghancurkan kredibilitas perusahaan kita. Akibatnya, bukan kehormatan dan kemuliaan yang didapat, tetapi kehinaan dan kesengsaraan yang diraih,

TEPAT JANJI

Janji adalah hutang, Tidak ada kata lain bagi yang ingin bisnisnya berkah, selain harus sekuat-kuatnya menepati janji, dalam kondisi sesulit dan serumit apa pun ia harus tepat ditepati. Karena itu, hitunglah dengan secermat-cermatnya setiap janji yang terucap. Apakah memang benar kita mampu memenuhinya atau tidak? Lebih baik mengatakan tidak sanggup daripada berjanji menyanggupi sebuah order padahal kita merasa tidak mungkin dapat menyelesaikannya. Akan tetapi, bila janji sudah terucap di bibir, berjuanglah sekuat tenaga untuk menunaikannya.

AMANAH

Amanah adalah salah satu dari sifat-sifat mulia yang perlu diterapkan dalam transaksi bisnis yang kita lakukan. Tidak ada yang lebih terhormat dari sifat-sifat mulia lainnya, selain dari menunaikan amanah. Dikisahkan ketika Allah Subhanahu wa ta'ala memberikan amanah kepada gunung, laut, pepohonan, dan makhluk lainnya, ternyata semuanya menolak. Akan tetapi ada makhluk Allah yang menerimanya, dialah manusia. Karenanya suatu kehormatan besar jikalau kita mampu menunaikan amanah yang kita terima.

BERTABUR ZIKIR DAN DOA

Lakukanlah aktivitas bisnis dengan tetap mengingat Allah Subhanahu wa ta'ala. Dengan banyak berzikir kepada Allah Subhanahu wa ta'ala, niscaya transaksi bisnis apa pun yang kita lakukan akan jauh lebih bermakna. Tidak sekadar pertukaran uang dan barang saja, tetapi ada yang lebih dari semua itu, yaitu aktivitas bisnis kita menjadi bagian dari zikir (pengingat) kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Karenanya, sangat dianjurkan bila mengawali suatu transaksi, ucapkanlah basmalah dan mengakhirinya dengan ucapan hamdalah.

Buah dari bertaburnya zikir dalam bisnis akan menjadi semacam rem dalam perilaku bisnis yang kita lakukan sehingga sesuai dengan tuntunan Allah Subhanahu wa ta'ala dan Rasulullah Shalallahu alaihi wassalam. Tidak akan ada kemaksiatan, kezaliman, dan aneka perbuatan munkar lainnya.

Taburkan pula doa. Yakinlah bahwa doa adalah senjata orang beriman. Dengan doa, kita bisa meminta takdir terbaik bagi diri dan bisnis yang kita lakukan karena hanya Dialah yang Maha Tahu siapa sebenarnya relasi bisnis kita dan kualitas yang ditransaksikannya. Doa akan membukakan jalan kemudahan, jalan pertolongan, dan jalan kebaikan kepada kita. Tentu saja bukan hanya doa dari pemilik perusahaan dan keluarganya, tetapi semua karyawan, keluarganya, dan siapa pun yang berkaitan dengan lembaga bisnis kita.

SEDEKAH MELIMPAH

Sedekah adalah penolak bala dan pelipat ganda rezeki. Karena itu bersedekah adalah hal yang sangat dianjurkan. Tentunya setelah yang wajib, seperti zakat, sudah ditunaikan. Banyak lembaga sosial, pendidikan, dan pelayanan umat yang membutuhkan banyak bantuan dari yang memiliki harta berlebihan. Tentu saja, tidak hanya pemilik perusahaan yang berzakat dan bersedekah, tetapi semua bagian yang terlibat dalam bisnis kita dianjurkan untuk melakukannya. Dengan begitu, Insya Allah bisnis kita akan lebih berkah.

dikutip dari: Buku ETIKA BISNIS MQ, oleh Abdullah Gymnastiar.


0 comments:

Post a Comment