Translate

Monday, May 2, 2016

JEMBATAN SEMANGGI: IKON KEHIDUPAN KOTA JAKARTA

JEMBATAN SEMANGGI: IKON KEHIDUPAN KOTA JAKARTA


Jembatan Semanggi merupakan jalan layang yang terletak di tengah-tengah kota Jakarta. Karena bentuknya yang mirip struktur daun lalapan semanggi , maka kemudian diadopsi menjadi nama jembatan itu sendiri. Seiring berjalannya waktu, Jembatan Semanggi menjadi ikon kota Jakarta. Jembatan ini menjadi poros lalu lintas, sekaligus menjadi simbol pusat seluruh kegiatan ibukota.

Lokasi Jembatan Semanggi terletak di kawasan Karet, Semanggi, dan Setia Budi. Pembangunan jembatan ini dilakukan di masa pemerintahan Presiden Sukarno. Realisasi pembangunan jembatan ini tidak mudah, mengingat rakyat Indonesia pada masa itu sudah mulai kritis mengenai pembangunan-pembangunan yang dilakukan pemerintah.

Rakyat Indonesia yang kritis terhadap kebijakan pemerintah menilai bahwa kebijakan Presiden Sukarno membangun jembatan tersebut hanyalah proyek yang sia-sia dan memakan uang rakyat yang masuk ke dalam kas negara. 

Sukarno pada saat itu menampung dan menghargai pemikiran kritis rakyat mengenai pembangunan Jembatan Semanggi. Namun, Presiden Sukarno tetap mantap merealisasikan proyek pembangunan Jembatan Semanggi, bersamaan dengan proyek pembangunan fasilitas publik lain seperti Gelora Bung Karno (Senayan) dan Hotel Indonesia.

Mengenai penamaan jembatan tersebut, Sukarno memiliki sudut pandang lain. Sukarno pernah berbicara mengenai filosofi dan makna dari daun semanggi. Filosofi yang dimaksud adalah simbol persatuan, dalam bahasa jawa Sukarno menyebut “suh” atau pengikat sapu lidi. Tanpa “suh” sebatang lidi akan mudah patah.

Hingga sekarang, Jembatan Semanggi tetap bediri kokoh dan tetap menjadi ikon kehidupan kota Jakarta. Belum lama ini, dalam rangka mengurai kemacetan di Simpang Semanggi, Pemprov DKI Jakarta pada April 2016 telah memulai revitalisasi Jembatan (Flyover) Semanggi. Sehingga tidak ada pertemuan antara pengendara dari Jalan Gatot Subroto dan dari Jalan Sudirman di kolong jembatan yang mebuat lalu lintas tersendat.

Nantinya, para pengendara mobil dari arah Cawang dapat langsung belok di Semanggi menuju arah Bundaran HI dan dari arah Slipi dapat langsung belok di Semanggi bila ingin menuju ke arah Blok M melalui flyover yang berbentuk lingkaran tersebut. Diharapkan revitalisasi Jembatan Semanggi yang letaknya sangat strategis di kota Jakarta ini semakin mempermudah mobilitas warga, dan dapat mengurangi kemacetan.

dikutip dari sumber : PEMPROV DKI JAKARTA

0 comments:

Post a Comment