Translate

Friday, March 25, 2016

KESEHATAN EMOSIONAL YANG SEIMBANG

KESEHATAN EMOSIONAL YANG SEIMBANG


Sejak SD ibuku melatih kami semua seperti militer. Kami bertujuh dilatih secara ketat. Sebagai anak bungsu aku pun sudah merasakan latihan yang diberikan ibuku begitu ketat ketika SD, tugasku adalah memberi makan ikan-ikan di kolam, memberi makan bebek,ayam, anjing-anjing, berkebun. Kakak-kakakku semua mendapat tugas yang berbeda-beda, ada yang memasak, mencuci pakaian, melipat pakaian, membersihkan rumah, berkebun dan sebagainya. Tidak ada waktu untuk main-main apalagi mau bersantai ria, kalau tidur terlalu lama siap-siaplah sesuatu berbunyi di depan pintu.  

Duh...untunglah ayah kami adalah ayah yang baik, satu persatu kakak-kakak dan abangku dipindahkan di asrama susteran dan pastoran. Biasanya mereka pulang 1 tahun sekali.  Pengalaman SD di desa sungguh luar biasa.  

Aku memiliki ibu yang superwomen, tidak mampu mengikuti jejak ibuku. Kemampuan ibuku masuk ke luar hutan berkilo-kilo membuat aku juga ikut-ikutan. Dulu biasanya masuk keluar hutan mencari buah-buahan dan sabagainya, serta  memanjat pohon haha...sungai-sungai mesti ditaklukan seperti para bocah petualang. Dikejar lebah pun pernah, ketika mencari tengkawang dan kami semua selamat karena terjun dan langsung menyelam di sungai, hanya satu teman kami matanya terkena kayu karena ketika menyelam ada kayu di sungai tersebut. Lucu benar pengalaman di masa kecil. 

Kini kakak-kakakku sudah sukses,walaupun teguran-teguran keras dari ibuku dulu selalu terngiang-ngiang di telingaku, aku tidak akan pernah marah dengan ibuku. Kini kakak tertuaku mewarisi sifat ibuku yang tegas dan dia berprofesi sebagai guru agama . Aku pun tidak sanggup mengikuti sifat kakakku ini, bayangkan saja walaupun dia punya pembantu, dia bangun pukul 04.00 WIB mulai memasak dan sebagainya. Ketika pulang mengajar, rumah bisa disapu dan dipel berkali-kali hahaha...duh..duh... 

Itulah sifat-sifat ibuku yang super aktif dan diwarisi kakak tertuaku. Pengalaman itu yang kini membuatku harus hati-hati dalam segala hal. Ada saatnya aku harus berdiam diri dan duduk hening supaya energi aktif yang berasal dari ibu tidak dominan. Setelah sekian lama belajar ke sana kemari yang ingin aku padamkan adalah keinginan yang mengebu-gebu untuk selalu aktif. Tidak ada kata-kata terlambat untuk mengubah semua keributan menjadi suatu kedamaian. Nach ...tips saya sebagai berikut; 

Sering dikatakan bahwa kecantikan yang sesungguhnya datang dari dalam. Kebahagiaan dan ketenangan menimbulkan sebuah pancaran yang tidak dapat diperoleh dari perawatan kosmetika terbaik sekalipun. Sedangkan kemarahan, ketakutan, emosi negatif lainnya dapat melukai wajah dan tubuh. Dengan berpikir positif, bermeditasi dan berbagai teknik yang sudah dibahas di artikel sebelumnya dapat membuat kesehatan emosional seimbang.

Tina 78

0 comments:

Post a Comment